Bangun Kewaspadaan Sebaran Covid-19 Dengan Aplikasi Bersatu Lawan Covid

Minggu, 03 Mei 2020 20:31 Eris Kuswara TechNews

Bangun Kewaspadaan Sebaran Covid-19 Dengan Aplikasi Bersatu Lawan Covid

 

Koropak.co.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia meluncurkan aplikasi berbasis gawai Gawai Bersatu Lawan Covid (BLC) hari ini, Minggu (3/5/2020). Aplikasi BLC ini nantinya akan mempermudah masyarakat dalam menyikapi dan merespons Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, BLC sendiri merupakan aplikasi berbasis gawai atau telepon pintar yang memiliki beberapa fitur fungsi. Selain itu, dengan mengakses BLC, maka masyarakat nantinya akan dapat mengetahui kerentanan lokasi persebaran Covid-19 di sekitar.

Dengan tampilannya yang spasial, sebaran Covid-19 akan dapat dilihat secara mudah. Sehingga para pengguna aplikasi ini pun dapat membangun kewaspadaan. Aplikasi ini juga turut membantu masyarakat untuk mendeteksi gejala Covid-19.

Apabila terdapat situasi yang dimana masyarakat merasakan gejala yang dikenali, aplikasi ini akan membantu untuk mempercepat konsultasi dan pemeriksaan diri oleh tenaga kesehatan pada tahap awal.

BLC juga turut membantu masyarakat untuk mengenali ancaman maupun bahaya dari Covid-19, sehingga mereka dapat juga mengurangi risiko yang lebih besar.

Pemimpin program konten aplikasi BLC, dr. Sheila Rachma mengatakan, fitur yang terdapat pada aplikasi BLC ini dikembangkan berdasarkan data terkini, tinjauan ilmiah dan berbasis bukti. Nantinya, masyarakat dapat menggunakan fitur periksa gejala mandiri untuk mengetahui status kesehatan, pemantauan isolasi diri, telekonsultasi, mengetahui kerawanan daerah dan edukasi harian.

"Selain masyarakat, aplikasi ini juga dapat digunakan oleh petugas kesehatan. Dengan demikian, mereka dapat melihat perkembangan pasien, fitur pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) dan data riwayat medis pasien. Aplikasi ini juga akan mempermudah petugas untuk dapat melakukan pemantauan pasien Covid di wilayah kerjanya," kata Sheila dalam konferensi pers di Graha BNPB.

 

Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Capai Angka 10.843 Kasus

 

Baca : Upaya Putus Sebaran Corona Kominfo RI Luncurkan Aplikasi Peduli Lindungi

 

Ditambahkan Sheila, aplikasi ini juga akan melaporkan hasil pemeriksaan pasien termasuk rapid test dan lainnya kepada tenaga kesehatan. Selain itu, mobile aplikasi ini terkoneksi langsung ke dalam sistem utama Bersatu Lawan COVID. Sistem aplikasi ini juga dikembangkan oleh kementerian, institusi dan pihak lain di bawah koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Saat ini, aplikasi BLC baru dapat diunduh pada gawai berbasis android di http://bit.ly/BLCplaystore atau dapat mengakses tautan aplikasinya pada laman covid19.go.id. Masyarakat juga dapat mengunduh aplikasi BLC di playstore. Selain itu, Tim Gugus Tugas Nasional akan terus meningkatkan dan mengembangkan fitur dari aplikasi ini sehingga nantinya akan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru per Minggu (3/5/2020) hingga pukul 13.12 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah menjadi 10.843 orang, dengan pasien sembuh sebanyak 1.665 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 831 orang. Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini menjadi 235.035 orang dan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 22.545 orang.*