Kebijakan Privasi WhatsApp Makin Tidak Jelas dan Terombang-Ambing

Selasa, 01 Juni 2021 08:07 Rizky TechNews

Kebijakan Privasi WhatsApp Makin Tidak Jelas dan Terombang-Ambing


Koropak.co.id - Diketahui bahwa aturan privasi WhatsApp yang meminta user setuju untuk berbagi data tertentu pada Facebook, sepertinya semakin tidak jelas. Sempat akan diterapkan pada Februari 2021 lalu, namun mundur di Mei 2021. Bahkan WhatsApp juga kemudian memperpanjang lagi masa deadline-nya hingga tidak jadi membatasi fitur.

Pada awalnya, jika pengguna tidak setuju aturan privasi pada 15 Mei 2021, maka fungsi penting untuk mengirim pesan akan dihilangkan secara bertahap. Bahkan akun user pun akan masuk dalam mode tidak aktif dan nantinya terancam dihapus. Sementara itu, dalam perkembangannya, WhatsApp sendiri mengatakan bahwa mereka tidak akan membatasi fungsi dan fitur untuk pengguna yang tidak menyetujui update privasi tersebut. Bahkan mereka jug mengatakan bahwa pendekatan tersebut diambil sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Mengingat diskusi baru-baru ini dengan berbagai otoritas dan pakar privasi, maka kami ingin memastikan bahwa kami tidak akan membatasi fungsionalitas cara kerja WhatsApp bagi mereka yang belum menerima update," kata juru bicara WhatsApp, sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (31/5/2021).

 

Baca : Ini Kronologi Lengkap WhatsApp yang Tersandung Kontroversi

Sehingga bisa dikatakan bahwa kini WhatsApp pun terombang-ambing dalam penerapan aturan privasi user tersebut. Mereka memang mendapatkan tekanan dari banyak user yang tidak setuju sampai diinvestigasi oleh pemerintah beberapa negara. Belum lagi layanan pesaingnya, terutama Telegram dan Signal berhasil memetik keuntungan dari kontroversi WhatsApp tersebut. Jumlah download kedua layanan itu juga diketahui naik secara signifikan meskipun belum dalam taraf mengancam WhatsApp.

Hal itulah mungkin yang membuat WhatsApp melunak dan pada akhirnya tidak jadi untuk memberikan 'hukuman' meskipun user-nya tidak mau menerima aturan privasi. Meskipun demikian, mereka juga memang akan tetap mengirimkan pengingat terkait aturan itu dengan harapan user bisa menerimanya nanti.

WhatsApp mengatakan, bagi pengguna yang belum menyetujui update itu masih diberi kesempatan dan akan terus mendapatkan pengingat. Meskipun kini tidak terancam kehilangan fitur, namun aplikasi milik Facebook ini mengatakan pengguna tetap akan menerima pengingat untuk ke depannya,"Kami akan terus mengingatkan pengguna dari waktu ke waktu dan memperbolehkan mereka menyetujui update, termasuk juga ketika mereka memilih untuk menggunakan opsi fitur opsional seperti berkomunikasi dengan bisnis yang menerima dukungan dari Facebook," kata WhatsApp.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini