Lima Risiko Bisnis Online Bagi Pemula

Jum'at, 15 Februari 2019 17:26 Dede Hadiyana TechNews

Lima Risiko Bisnis Online Bagi Pemula

 

Koropak.co.id - Bisnis online memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan bisnis offline, akan tetapi pada dasarnya semua jenis bisnis memiliki risiko tersendiri. Sebelum menjalankan bisnis online, baiknya mengetahui dan mengenal terlebih dahulu berbagai risiko yang akan dihadapi.

Dengan mengetahui risikonya, para pebisnis pemula dapat menemukan cara dan solusi meminimalisasi hal yang tidak diinginkan. Lantas, apa saja risiko yang harus dihadapi para pebisnis online? Berikut Koropak telah menyiapkan ulasannya.

 

1. Persaingan yang ketat
Faktanya, internet telah membuka peluang usaha menjanjikan dan membuat para pengguna internet beradu cepat memiliki usaha online sendiri. Pasar internet yang semakin ramai dan sesak menjadikan risiko besar serta menghamparkan persaingan yang ketat. Bisnis online yang memiliki sifat dinamis tersebut tidak mengecilkan pemain pemula, selalu ada jalan yang dapat dipilih untuk meraih sukses.

 

Baca : Tambah Pundi-Pundi Penghasilan Anda


2. Perubahan permintaan pasar
Dari berbagai jenis produk yang dijual online, terdapat beberapa produk yang memiliki perubahan dari waktu ke waktu. Bagi para pemain pemula tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri yang cukup memutar pikiran untuk menyusun strategi. Disarankan bagi pemula untuk menjual produk yang tren nya berjalan cukup lama dibandingkan dengan produk yang terlalu sering berganti tren.

 

3. Maraknya penipuan
Penipuan dapat dilakukan oleh pembeli atau juga oleh penjual. Sebagai pembisnis online harus siap berhadapan dengan calon pembeli yang ternyata seorang penipu, karena para penjual tidak mengenal konsumennya. Hal ini menjadi gerbang masuk bagi para penipu dalam bisnis online.

Banyak modus yang dilakukan mulai dari bukti transfer palsu, pembayaran tidak sesuai dengan nominal, dan lainnya. Ada juga konsumen yang gagal menipu namun malah menyerang balik dengan merusak nama baik toko online. Sebagai pemula harus siap menghadapi risiko bisnis online yang satu ini.

 

Baca : Digitalisme Ruang Kehidupan Masa Depan


4. Pengadaan barang
Dalam pengadaan barang, pebisnis online harus memperhatikan risiko kehilangan konsumen ketika barang yang dijual tidak available atau lama restock. Menjual produk sendiri atau pun menjual produk orang lain, menjadi tantangan pengadaan barang. Selain kualitas barang yang harus terkontrol, perhatikan pula serta ketersediaan barang dari supplier selalu ready stock.

 

5. Pemasaran barang
Cara dan skill yang berbeda dari para pebisnis online dalam memasarkan produknya menjadi sesuatu yang menarik dalam bisnis online. Beberapa pemasar internet ada yang lebih memilih Search Engine Optimization (SEO) untuk pemasaran jangka panjang. Ada juga yang lebih memilih iklan Google Adwords atau Facebook Ads untuk memasarkan produknya. Selain itu, pemasaran internet juga membutuhkan Trial and Error untuk menemukan kampanye seperti apa yang paling efektif untuk menjual produk Anda.*

 

Baca pula : Melukis Desain Bisnis Media Online