Dampak Negatif Teknologi Bagi Anak dan Tips Mengatasinya

Minggu, 23 Juni 2019 11:23 Dede Hadiyana TechNews

Dampak Negatif Teknologi Bagi Anak dan Tips Mengatasinya

 

Koropak.co.id - Teknologi merupakan keseluruhan dari sarana untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan bagi kelangsungan hidup serta kenyamanan hidup manusia. Hampir segala hal yang ada didunia ini menjadi mungkin dan mudah dengan hadirnya teknologi.

Akan tetapi, walaupun teknologi banyak memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia, teknologi juga juga tidak luput dari berbagai macam dampak negatif yang dapat merusak kehidupan manusia itu sendiri.

Dikonfirmasi Koropak, Kamis (20/6/2019) Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Tasikmalaya yang membidangi bidang Data, Informasi dan Cybercrime Ajat Sudrajat mengatakan, teknologi dengan segala kecanggihannya berhasil memikat kalangan usia, mulai dari usia dewasa, remaja, bahkan anak-anak.

"Salah satu fenomena yang menjamur di kalangan masyarakat adalah penggunaan Gadget atau Smartphone oleh anak. Tidak jarang, Gadget dijadikan alat untuk meninabobokan anak di saat orangtua sedang beraktivitas," ujarnya.

Para pakar psikologi anak menyimpulkan, di usia 12 tahun merupakan waktu yang ideal untuk memiliki ponsel pertama, akan tetapi sebagian memilih di usia 14 tahun. Bahkan, pendiri salah satu perusahaan teknologi dunia Microsoft, Bill Gates baru memberikan smartphone kepada anaknya di usia 14 tahun.

"Ia menyadari adanya bahaya yang besar jika anak dibiarkan menggunakan ponsel tanpa pengawasan orang tua. Smartphone sendiri dianggap bisa menyebabkan kecanduan serta bisa membuat anak sulit fokus pada pelajarannya. Belum lagi bahaya dari media sosial seperti Cyberbullying, ancaman predator anak, dan lainnya," kata Ajat.

 

Koropak.co.id - Dampak Negatif Teknologi Bagi Anak dan Tips Mengatasinya (2)

 

Baca : Libur Bukan Berarti Absen Untuk Belajar

Selain itu, lanjut Ajat, ada beberapa dampak negatif lainnya akibat kecanduan bermain gadget, yakni mengganggu pertumbuhan otak anak, mengurangi aktivitas fisik, kesulitan mengenali emosi, kesulitan bersosialisasi, dan akan tumbuh menjadi pribadi yang egois serta sulit bergaul yang mengakibatkan menurunnya prestasi belajar.

Faktanya, masih banyak orang tua yang kerap memfasilitasi dan memanjakan anaknya yang masih belia dengan Gadget atau barang-barang berbau teknologi lainnya seperti komputer.

"Konsekuensinya adalah orangtua harus waspada dan memberikan pengawasan ekstra ketat terhadap penggunaan fasilitas teknologi yang mereka berikan kepada anak-anaknya," ujarnya.

Pentingnya peranan orangtua untuk mencegah efek negatif dari penggunaan fasilitas teknologi informasi tersebut. Dengan membatasi penggunaan gadget seperti smartphone dan tablet, menjadi faktor penting untuk mengurangi efek negatif pada anak.

"Pembatasan yang paling efektifnya yakni waktu penggunaan gadget tersebut maksimal 2 jam setiap harinya. Pengawasan orangtua harus tetap berjalan agar apa yang dilakukan anak pada gadget tersebut terkontrol dan tidak disalahgunakan," ucapnya.*

 

Baca pula : Inilah Efek Buruk Kecanduan Game Online