Tips Memilih Laptop Bekas Untuk Operasional Sekolah

Sabtu, 06 Juli 2019 16:09 Bella Pramudita Komputer

Tips Memilih Laptop Bekas Untuk Operasional Sekolah


Koropak.co.id - Perkembangan dunia teknologi terus melesat, tidak terkecuali laptop. Piranti komputer jinjing tersebut terus lahir dengan segudang pengembangan dan inovasi di dalamnya.

Namun, berbicara soal produk teknologi, lambat laun akan mengalami kerusakan, baik software ataupun hardware. Kerusakan tersebut salah satunya bisa disebabkan oleh pemakaian maupun perawatan yang kurang baik.

Duta Laptop merupakan salah satu pusat service laptop yang berlokasi di Jalan Ir Juanda Ruko Nomor 01 Perum Baitul Jannah Residence, Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Jawa Barat hadir guna menjawab berbagai keluhan mengenai laptop.

Dikonfirmasi Koropak, Sabtu (6/7/2019) Karyawan Duta Laptop Tasikmalaya, Ridwan menuturkan jika membandingkan antara membeli laptop baru dengan harga murah tapi spesifikasi rendah, sangat direkomendasikan membeli laptop second.

"Dengan harga Rp 4 juta saja konsumen sudah bisa mendapatkan laptop kelas gamming. Tapi sebelum membeli, mereka harus melihat terlebih dahulu reputasi dari penjual dengan melihat dari track record-nya sehingga konsumen akan benar-benar direkomendasikan laptop second yang terbaik," katanya.

 

Koropak.co.id - Tips Memilih Laptop Bekas Untuk Operasional Sekolah (2)

 

Baca : Tips Gunakan WhatsApp Pada Perangkat Komputer

Duta Laptop yang sudah berdiri sejak 14 tahun lalu, menjadi rekomendasi dalam membeli laptop second. Tentunya, sudah terjamin dalam kualitas laptop yang disediakan karena laptop second yang ditawarkan benar-benar disiapkan dan dipastikan kualitasnya sebelum dilepas ke konsumen.

"Kami merekomendasikan untuk operasional lembaga, misalnya sekolah, lebih baik memilih laptop second dibandingkan dengan laptop baru. Jika pihak sekolah membeli laptop baru dengan dana terbatas, misalnya Rp 4 juta, mereka hanya bisa membeli Celeron, yang belum dapat dipastikan akan bisa dipakai lagi untuk setahun berikutnya," ucapnya.

Ridwan menuturkan, kebanyakan kasus yang sering terjadi di sekolah adalah bukan menggati unit jika ada kerusakan, tapi memperbaikinya. Namun, dalam perjalannya, sekolah-sekolah yang membeli laptop di Duta Laptop untuk dioperasikan di sekolah, bukannya memperbaiki namun justru menambah unit, dan itu sudah berjalan 3 tahun.

"Hal itu menjadi tolok ukur bahwa unit laptop yang kita jual tetap awet dan berkualitas, meskipun dengan budget pengadaannya hanya Rp 4 juta per unit," katanya.*

 

Baca pula : Tips Membersihkan Laptop dengan Benar